Raha-Munanews.com. Tiga tahun melakukan program pengelolaan mangrove secara terpadu di Kabupaten Muna dan Muna Barat (Mubar), Yayasan Blue Forest (Hutan Biru) berhasil melakukan perbaikan kerusakan dan pengembalian ekosistem mangrove sebanyak kurang lebih 300 hektar.
Direktur Yayasan Hutan Biru, Rio Ahmad memberikan apreseasi dan ucapan terima kasih kepada masyarakat dan seluruh pihak yang telah membantu dan berkoordinasi dalam mensukseskan program rehabilitasi hutan mangrove.
“Selama tiga tahun (2022-2025), kita telah melakukan rehabilitasi hutan mangrove yang tidak produktif dan bekas tebangan, kurang lebih 300 hektar, selain itu, YHB juga melibatkan masyarakat desa pesisir dalam mengelola lingkungan secara berkelanjutan”.
Rio menambahkan bahwa sudah sekitar 1.000 masyarakat yang kami libatkan dalam kegiatan sekolah lapang. Kita berharap ilmu yang mereka dapat bisa di impelmentasikan pada masyarakat luas,” ujarnya.
“Saat ini, YHB telah menyelesaikan projectnya. Bila, tak ada aral melintang, tahun 2026, project kembali dilanjutan dengan cakupan wilayah Muna-Buton”.
Sementara itu, Bupati Muna, Bachrun Labuta mengapresiasi YHB yang telah melakukan rehabilitasi mangrove dan memanfaatkan lingkungan sekitar pesisir pantai untuk kegiatan pertanian dan peternakan terintegrasi.
“Terima kasih kepada yayasan hutan biru yang telah melakukan pendampingan dalam upaya penghijauan dan pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan pertanian, dan semoga masyarakat dapat memanfaatkan lingkungan sekitar kita dengan baik serta jagalah ekosistem mangrove,” tutup mantan kepala Balitbang Sultra ini.
Penulis : Gamala



















