Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
HeadlineMuna

Meresahkan, Kapolres di Desak Tangkap Otak Pembuat Busur

82
×

Meresahkan, Kapolres di Desak Tangkap Otak Pembuat Busur

Share this article

Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/jurn9450/public_html/munanews.com/wp-content/themes/wpmedia/template-parts/content-single.php on line 124
Example 468x60

Amir Fariki

Raha, Munanews.com – H-9 pelaksanaan pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Muna kondisi keamanan di kota Raha kian memanas.

Example 300x600

Aksi brutal pembusuran mewarnai hari-hari terakhir pelaksanaan kampanye kedua Pasangan calon (Paslon) Bupati Muna. Dampaknya, banyak masyarakat dibuat resah dan takut untuk beraktivitas.

Juru Bicara (Jubir) Paslon LM Rusman Emba-Bahrun pun tak tinggal diam. Pihaknya mendesak kepolisian setempat untuk menangkap para pelaku pembusuran dan otak pembuat busur yang meresahkan tersebut.

“Polisi wajib untuk membongkar sindikat dan otak pembuat busur. Siapa yang memfasilitasi dan dimana mana saja tempatnya,” tegas Amir Fariki, Senin (30/11/2020).

Kata Amir, dua kejadian kasus pembusuran yang menimpa relawan Paslon TERBAIK menimbulkan korban luka hingga tertancap dibagian tubuh korban. “Ada kejadian di lorong Labora dan di Mutsumi. Semua korbannya dari pendukung petahana,” ungkapnya.

Pihak kepolisian juga didesak mengungkap dalang penditribusian busur serta siapa saja pemesannya. “Ini paling penting untuk dibongkar. Agar tudingan selama ini yang dituduhkan ke tim Terbaik bisa dibersihkan,” harapnya.

Bahkan Amir menduga skenario rusuh sudah direncanakan. “Pak Kapolres harus cepat dalam menyelidiki kasus penangkapan sindikat pembuat busur ini agar tidak ada lagi fitnah dan pemberitaan hoax,” bebernya.

Namun begitu, Amir juga mengapresiasi kinerja Polres Muna dalam menangkap para pembuat busur yang selama ini meresahkan warga.

 

Tim Munanews.com

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *