Unggulkan Paslon Rapi, Lembaga Survei BSI Rupanya Bukan Rujukan KPUD Muna

0
843

 

Raha,Munanews.com – Lembaga survei Barometer Suara Indonesia (BSI) membuat kejutan jelang hitung mundur 13 hari pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Direktur Eksekutif BSI, Basso Affandi dalam konfrensi persnya beberapa waktu lalu, menerangkan berdasarkan hasil survei, BSI menempatkan Pasangan Calon Paslon LM Rajiun Tumada-La Pili ( Rapi) unggul atas rivalnya Paslon LM Rusman Emba-Bahrun (Terbaik).

Namun survei keunggulan untuk Paslon penantang tersebut rupanya bukan sebagai rujukan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Muna.

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Hukum dan Sumber Daya Manusia (SDM) KPUD Muna, Andi Arwin mengatakan empat lembaga survei yang terdaftar di KPUD Muna yakni Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP), Jaringan Penduduk Pemilih Untuk Rakyat (JPPR), The Haluoleo Institute dan Saiful Mujani Recearch and Consultan (SMRC).

“Kalau KIPP dan JPPR dua lembaga pemantau dalam negeri sedangkan THI dan SMRC dua lembaga survei. Kalau BSI itu tidak terdaftar di KPUD Muna,” terang Andi Arwin, saat dikonfirmasi melalui telepon selularnya, Kamis (26/11/2020).

Ia menerangkan kedua lembaga survei yakni The Haluoleo Institute dan SMRC bakal menjadi rujukan survei di Pilkada Muna.

“THI dan SMRC rujukan untuk hitung cepat quick count dalam Pilkada Muna. Kalau KIPP dan JPPR lembaga pemantau yang aktif hingga 2 Desember 2020 nanti,” jelasnya.(LN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here