STRATEGI RUMAH SAKIT DITENGAH PANDEMI VIRUS CORONA/COVID 19

0
501

Kendari, MNNews.com Salah satu Strategi atau Kebijakan Manajemen RSU Aliyah Kendaridalam hal mencegah penyebaran virus corona atau covid 19 adalah
dengan meniadakan jam besuk dan pembatasan penunggu pasien yang
dirawat inap.

Kebijakan tersebut merupakan hal baru yang diterapkan
selama RSU Aliyah Kendari memberikan pelayanan kesehatan kepada
masyarakat Kota Kendari.

Kebijakan ini diberlakukan karena adanya
pandemic virus corona atau covid 19 yang di umumkan oleh WHO
tepatnya pada tanggal 11 Maret 2020.

Pengumuman penutupan kunjungan pembesuk dan pembatasan jumlah
penuggu pasien ditempel di beberapa tempat di rumah sakit. Pihak
manajemen juga menyebarkan pengumuman itu melalui media sosial.

Salah satu pertimbangannya adalah karena ditemukannya 3 orang
pasien positif terinfeksi virus corona di Sulawesi Tenggara, Hal itulah
yang membuat pihak manajemen Rumah Sakit Umum Aliyah Kendari
mulai melakukan sejumlah pembatasan.

Membesuk pasien yang sakit merupakan bentuk kepedulian social serta
telah menjadi budaya masyarakat Indonesia tidak terkecuali di Kota
Kendari. Kondisi saat ini membesuk orang sakit yang tengah dirawat bisa
membahayakan diri sendiri maupun lingkungan di sekitarnya.

Untuk itu manajemen RSU Aliyah Kendari berharap masyarakat atau keluarga
pasien dapat mengerti dan memahami pembatasan kunjungan dan
penjaga pasien sangat diperlukan, sebab penularan virus corona dapat
terjadi dengan kontak pribadi seperti bersentuhan dan berjabat tangan.

Pembatasan kunjungan dan pengurangan penunggu pasien diharapkan
dapat meminimalisir risiko penyebaran virus Corona atau Covid 19.
Selain itu, risiko penularan berbagai penyakit dari para pasien ke orang
sehat juga bisa dicegah. Aturan ini akan berlaku hingga waktu yang
belum ditentukan.

Oleh : Hamzah, Amd.Kep, SKM
Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Halu Oleo Kendari
Program Studi Kesehatan MasyarakaT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here