Bupati Muna Serahkan Bantuan Paket Sembako di Zona Merah Melalui Anggaran APBD

0
209

Bupati Muna LM Rusman Emba bersama tim gugus tugas covid-19, menyerahkan bantuan secara simbolis terhadap masyarakat terdampak Covid-19.

Raha, Munanews.com – Bupati Muna, Lm.Rusman Emba menyerahkan bantuan pangan non tunai kepada 26 kelurahan se Kabupaten Muna akibat dampak covid-19 melalui dana APBD Rp4 Miliar 2020.

Penyerahan tersebut  secara simbolis kepada enam warga kelurahan yang masuk dalam zona merah yakni kecamatan Katobu dan Batalaiworu di SOR Raha, Sabtu (09/05/2020)

Kadis sosial Muna, La Kore mengatakan, bantuan pangan non tunai yang diserahkan pada hari ini bersumber  dari dana APBD Muna tahun 2020, yang diperuntukan untuk semua Kelurahan se Kabupaten Muna sebanyak 26 kelurahan.

“Hari ini baru Kelurahan yang terletak dalam kota Raha, yakni Kecamatan Katobu berjumlah 5 kelurahan ( kelurahan Watonea, Raha 1, Raha 2, Raha 3, Wamponiki) dan kecamatan baataliworo (kelurahan.sidodadi),” bebernya.

La kore menjelaskan, bantuan pangan yang akan dibagikan pada seluruhan masyarakat kelurahan yakni beras 25 kg, telur 1 rak, minyak goreng dan mie instan.

Dalam penyalurannya bantuan paket sembako  tersebut dibeckup oleh satuan Polisi Pamong Praja, porsenil Polres Muna dan anggota PKH  disetiap kelurahan.

anggota PKH bersama tagana akan dibeckup Satuan Pol PP Muna dan porsenil Polres Muna pada setiap kelurahan.

“Bantuan untuk saat ini diperuntukan kepada masyarakat kota yang  merupakan skala prioritas karena zona merah  dengan jumlah bantuan 160 kk untuk setiap  kelurahan, sedangkan luar kota 120 kk untuk setiap kelurahan. Sementara untuk kelurahan yang berada diluar Kota penyaluran bantuan sembako non tunai akan segera menyusul dalam waktu dekat,” Terangnya

Sementara itu Bupati Muna, Lm.Rusman Emba mengatakan, pembagian pangan non tunai hari ini adalah bagian penting dalam menghadapi masalah besar yakni virus corona.

Menyebut, Pemda Muna telah Mengalokasikan dana khusus sebesar empat milyar untuk masyarakat yang terhenti aktivitasnya karena adanya penyebaran covid-19 ini.

“Kepada masyarakat jangan ragu apabila tidak ada kehidupan yang diakibatkan covid-19, sampaikan kepada lurah, camat dan kadis sosial. Pemerintah tidak hanya diam, tapi apa yang menjadi keraguan masyarakat pemerintah hadir ditengah masyarakat,” paparnya.(***).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here